Sabtu, 27 Oktober 2012

Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen sumber daya manusia adalah proses penentuan kebutuhan sumber daya manusia dan kemudian perekrutan, penyeleksian, pengembangan, pemotivasian, pengevaluasian, pemberian kompensasi, dan penjadwalan karyawan untuk mencapai tujuan organisasional.
Pada zaman sekarang karyawan yang memenuhi syarat menjadi semakin langka dan itu menjadikan perekrutan semakin sulit.
Tantangan dan peluang yang ditemui dalam bidang sumber daya manusia :
-          Kekurangan orang yang terlatih
-          Banyaknya populasi pekerja yang terampil dan tidak terampil
-          Semakin meningkatnya persentase pekerja baru yang kurang terdidik dan tidak siap untuk pekerjaan dalam lingkungan bisnis zaman sekarang
-          Peralihan dalam komposisi usia angkatan kerja
-          Hokum dan peraturan yang kompleks
-          Meningkatnya jumlah keluarga orang tua tunggal dan keluarga pemasukan
-          Peralihan dalam sikap karyawan terhadap pekerjaan
-          Pengecilan yang berkelanjutan yang merusak moral karyawan dan meningkatkan permintaan akan pekerja temporer
-          Tantangan dari kelompok tenaga kerja luar negeri yang anggotanya tersedia untuk upah yang lebih rendah dan bergantung pada hokum dan peraturan yang lebih sedikit
-          Permintaan yang meningkat untuk tunjangan yang disesuaikan dengan individu tersebut
-          Perhatian yang meningkat akan isu-isu
-          Berkurangnya kesetiaan karyawan
Langkah yang dilibatkan dalam proses sumber daya manusia
-Mempersiapkan inventaris sumber daya dari karyawan organisasi
-Mempersiapkan analis pekerjaan
-Menilai permintaan sumber daya manusia di masa depan
-Menilai persediaan masa depan
-Membuat rencana strategis
Perekrutan adalah rangkaian aktivitas yang digunakan untuk mendapatkan jumlah orang yang tepat yang memadai pada saat yang tepat. Perekrutan menjadi sangat sulit karena beberapa alasan, yaitu :
Ø  Beberapa organisasi memiliki kebijaksanaan yang menuntut promosi dari dalam, beroperasi di bawah peraturan serikat kerja, atau memberikan upah yang rendah yang menjadikan perekrutan dan pemeliharaan karyawan sulit atau rentan akan pengaruh dan pembatasan dari luar
Ø  Penekanan pada kultur korporat, kerja samatim, dan manajemen yang parsipatif menjadikannya penting untuk mempekerjakan orang-orang yang tidak hanya terampil, tetapi juga sesuai dengan kultur dan gaya kepemimpinan organisasi
Ø  Terkadang, orang-orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan tidaklah tersedia
Karena perekrutan menjadi sangat sulit , maka para manajer mencari banyak sumber bantuan, yaitu :
-          Sumber internal : karyawan yang sudah ada di perusahaan dan karyawan yang dapat merekomendasikan orang lain. Keuntungan yang didapat membantu memelihara moral karyawan
-          Sumber eksternal : iklan, agensi pekerja swasta dan negeri, biro penempatan perguruan tinggi, konsultan manajemen, organisasi professional, penyerahan, dan lamaran walk-in
Seleksi adalah proses mengumpulkan informasi dan memutuskan siapa yang harus dipekerjakan di bawah garis pedoman hokum untuk kepentingan terbaik individu tersebut dan seleksi.
Langkah proses seleksi :
-Mendapatkan formulir lamaran yang lengkap
-Melakukan wawancara awal dan wawancara lanjutan
-Memberikan tes pekerjaan
-Melakukan investigasi latar belakang
-Mendapatkan hasil dari tes fisik
-Menentukan periode percobaan
Pekerja kontingen adalah pekerja yang tidak memiliki harapan akan pekerjaan purnawaktu yang tetap. Pekerja kontingen menerima sedikit tunjangan; mereka jarang diberi asuransi kesehatan, waktu liburan, atau dana pension tersendiri.
Pelatihan dan pengembangan adalah semua upaya untuk memperbaiki produktivitas dengan meningkatkan kemampuan bekerja karyawan. Pelatihan berfokus pada keterampilan jangka pendek, sementara pengembangan berfokus pada kemampuan jangka panjang.
Program pelatihan maupun pengembangan meliputi tiga langkah, yaitu :
1.      Menilai kebutuhan organisasi dan keterampilan karyawan untuk menentukan kebutuhan pelatihan
2.      Merancang aktivitas pelatihan untuk memenuhi kebutuhan yang didefinisikan
3.      Mengevaluasi efektivitas pelatihan
Kalau suatu perusahaan telah mendapat karyawan yang memiliki kualitas yang baik maka pasti perusahaan akan mempertahankannya. Adapun cara perusahaan mempertahankan karyawan terbaiknya ialah dengan :
·         Memberikan kompensasi pada karyawan
·         Mmeberikan tunjangan tambahan
·         Melakukan pembagian pekerjaan
·         Membagi waktu kerja yang fleksibel
Itulah sedikit ulasan materi tentang Manajemen Sumber Daya Manusia semoga bermanfaat :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar