Manajemen sumber daya manusia adalah proses
penentuan kebutuhan sumber daya manusia dan kemudian perekrutan, penyeleksian,
pengembangan, pemotivasian, pengevaluasian, pemberian kompensasi, dan penjadwalan
karyawan untuk mencapai tujuan organisasional.
Pada zaman sekarang karyawan yang memenuhi syarat
menjadi semakin langka dan itu menjadikan perekrutan semakin sulit.
Tantangan dan peluang yang ditemui dalam bidang
sumber daya manusia :
-
Kekurangan orang yang terlatih
-
Banyaknya populasi pekerja yang terampil
dan tidak terampil
-
Semakin meningkatnya persentase pekerja
baru yang kurang terdidik dan tidak siap untuk pekerjaan dalam lingkungan
bisnis zaman sekarang
-
Peralihan dalam komposisi usia angkatan
kerja
-
Hokum dan peraturan yang kompleks
-
Meningkatnya jumlah keluarga orang tua
tunggal dan keluarga pemasukan
-
Peralihan dalam sikap karyawan terhadap
pekerjaan
-
Pengecilan yang berkelanjutan yang
merusak moral karyawan dan meningkatkan permintaan akan pekerja temporer
-
Tantangan dari kelompok tenaga kerja
luar negeri yang anggotanya tersedia untuk upah yang lebih rendah dan
bergantung pada hokum dan peraturan yang lebih sedikit
-
Permintaan yang meningkat untuk
tunjangan yang disesuaikan dengan individu tersebut
-
Perhatian yang meningkat akan isu-isu
-
Berkurangnya kesetiaan karyawan
Langkah yang dilibatkan dalam proses sumber daya
manusia
-Mempersiapkan inventaris sumber daya
dari karyawan organisasi
-Mempersiapkan analis pekerjaan
-Menilai permintaan sumber daya manusia di masa depan
-Menilai persediaan masa depan
-Membuat rencana strategis
-Mempersiapkan analis pekerjaan
-Menilai permintaan sumber daya manusia di masa depan
-Menilai persediaan masa depan
-Membuat rencana strategis
Perekrutan adalah rangkaian aktivitas yang digunakan
untuk mendapatkan jumlah orang yang tepat yang memadai pada saat yang tepat.
Perekrutan menjadi sangat sulit karena beberapa alasan, yaitu :
Ø Beberapa
organisasi memiliki kebijaksanaan yang menuntut promosi dari dalam, beroperasi
di bawah peraturan serikat kerja, atau memberikan upah yang rendah yang
menjadikan perekrutan dan pemeliharaan karyawan sulit atau rentan akan pengaruh
dan pembatasan dari luar
Ø Penekanan
pada kultur korporat, kerja samatim, dan manajemen yang parsipatif
menjadikannya penting untuk mempekerjakan orang-orang yang tidak hanya
terampil, tetapi juga sesuai dengan kultur dan gaya kepemimpinan organisasi
Ø Terkadang,
orang-orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan tidaklah tersedia
Karena perekrutan
menjadi sangat sulit , maka para manajer mencari banyak sumber bantuan, yaitu :
-
Sumber internal : karyawan yang sudah
ada di perusahaan dan karyawan yang dapat merekomendasikan orang lain.
Keuntungan yang didapat membantu memelihara moral karyawan
-
Sumber eksternal : iklan, agensi pekerja
swasta dan negeri, biro penempatan perguruan tinggi, konsultan manajemen,
organisasi professional, penyerahan, dan lamaran walk-in
Seleksi adalah proses
mengumpulkan informasi dan memutuskan siapa yang harus dipekerjakan di bawah
garis pedoman hokum untuk kepentingan terbaik individu tersebut dan seleksi.
Langkah proses seleksi
:
-Mendapatkan formulir
lamaran yang lengkap
-Melakukan wawancara awal dan wawancara lanjutan
-Memberikan tes pekerjaan
-Melakukan investigasi latar belakang
-Mendapatkan hasil dari tes fisik
-Menentukan periode percobaan
-Melakukan wawancara awal dan wawancara lanjutan
-Memberikan tes pekerjaan
-Melakukan investigasi latar belakang
-Mendapatkan hasil dari tes fisik
-Menentukan periode percobaan
Pekerja kontingen
adalah pekerja yang tidak memiliki harapan akan pekerjaan purnawaktu yang tetap.
Pekerja kontingen menerima sedikit tunjangan; mereka jarang diberi asuransi
kesehatan, waktu liburan, atau dana pension tersendiri.
Pelatihan dan
pengembangan adalah semua upaya untuk memperbaiki produktivitas dengan
meningkatkan kemampuan bekerja karyawan. Pelatihan berfokus pada keterampilan
jangka pendek, sementara pengembangan berfokus pada kemampuan jangka panjang.
Program pelatihan
maupun pengembangan meliputi tiga langkah, yaitu :
1. Menilai
kebutuhan organisasi dan keterampilan karyawan untuk menentukan kebutuhan
pelatihan
2. Merancang
aktivitas pelatihan untuk memenuhi kebutuhan yang didefinisikan
3. Mengevaluasi
efektivitas pelatihan
Kalau suatu perusahaan telah mendapat karyawan yang
memiliki kualitas yang baik maka pasti perusahaan akan mempertahankannya.
Adapun cara perusahaan mempertahankan karyawan terbaiknya ialah dengan :
·
Memberikan kompensasi pada karyawan
·
Mmeberikan tunjangan tambahan
·
Melakukan pembagian pekerjaan
·
Membagi waktu kerja yang fleksibel
Itulah sedikit ulasan materi tentang Manajemen
Sumber Daya Manusia semoga bermanfaat :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar