JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menargetkan
penyaluran kredit sebesar 22 persen pada tahun 201 mendatang. Namun penyaluran
tersebut juga harus mempertimbangkan kondisi perekonomian.
"Kalau ekonomi internasional slowdown penyaluran pertumbuhan kredit 20-22 persen,"
kata Direktur Komersial dan Bisnis Banking Bank Mandiri Sunarso, Sabtu (15/12/2012)
Sunarso menambahkan, porsi penyaluran kredit di sektor korporasi akan sekira 11-12 persen. Sementara terkait dengan suku bunga kreditnya, dia menambahkan akan sesuai dengan resiko penyaluran kredit.
"Mandiri memberikan suku bunga berdasarkan riskbase pricing, artinya ada barang, ada resiko,ada harga. Kalau resikonya rendah sangat bisa mendapatkan bunga singel digit," tutup Sunarso.
"Kalau ekonomi internasional slowdown penyaluran pertumbuhan kredit 20-22 persen,"
kata Direktur Komersial dan Bisnis Banking Bank Mandiri Sunarso, Sabtu (15/12/2012)
Sunarso menambahkan, porsi penyaluran kredit di sektor korporasi akan sekira 11-12 persen. Sementara terkait dengan suku bunga kreditnya, dia menambahkan akan sesuai dengan resiko penyaluran kredit.
"Mandiri memberikan suku bunga berdasarkan riskbase pricing, artinya ada barang, ada resiko,ada harga. Kalau resikonya rendah sangat bisa mendapatkan bunga singel digit," tutup Sunarso.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar