Sabtu, 15 Desember 2012

Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah Kemampuan untuk memengaruhi orang lain guna mencapai tujuan organisasional. Sifat kepemimpinan mengandung tiga aspek yang menonjol, yaitu :
1. Manusia
2. Pengaruh
3. Tujuan
Hal menarik tentang kepemimpinan masa kini ialah pendekatan postheroic, yaitu yang mengutamakan tindakan – tindakan subti, tidakkasat mata, dan sering tanpa pamrihdilakukan setiap hari oleh para pemimpin, bukan prestasi hebat para palahwan bisnis kenamaan.

Ciri utama pemimpin postheroic adalah kerendahaan hati. Kerendahaan hati sendiri itu adalah bersikaprendah hati dan tidak berpura – pura.
-          Kepemimpinan Interaktif :
  • Menekan ambisi pribadi dan membangun potensi
  • Lebih menyukai proses konsensual dan kolaboratif
  • Tumbuh dari penelitian pemimpin laki-laki dan perempuan
       Kepemimpinan Tingkat 5 :
  • Didefinisikan dalam buku Good to Great
  • Hampir berkurangnya ego
  • Fokus dalam Organisasi dan hasil
Berikut dibawah ini adalah hierarki tingkat 5 :

·         Tingkat 1 : individu berkemampuan tinggi
Memberi sumbangan lewat produktif lewat bakat, pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan kerja yang baik.
·         Tingkat 2 : anggota tim aktif
Menyumbangkan kemampuan individu untuk mencapai tujuan tim dan bekerja dengan orang lain secara efektif dalam kelompok.
·         Tingkat 3 : manajer handal
Mengordinasi manusiadan sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
·         Tingkat 4 : pemimpin yang aktif
Mempeercepat komitmen dan pencapaian visi yang jelas dan menarik,serta mendorong standar kinerja yang lebih tinggi.
·         Tingkat 5 : ekslusif tingkat 5
Membangun kejayaan yang kekal lewat gabungan paradoksal kerndahan hati dan tekad profesional.

Kepemimpinan

Para peneliti di the ohio state university melakukan survei atau riset kepada para pemimpin untuk meneliti ratusan dimensi perilaku pemimpin, mereka mengidentifikasi dua perilaku utama yaitu perimbangan dan struktur pemulaan.

Pertimbangan adalah jenis peerilaku yang menggambarkan sejauh mana sang pemimpin memikirkan bawahan, menghargai pikiran dan perasaan meraka serta membangun rasa saling percaya.

Struktur pemulaan adalah jenis perilaku yang menggambarkan kadar perilaku tugas yaitu sejauh man sang pemimpin berorientasi tugas dan mengarahkan pekerjaan bawahannya ntuk mencapai tujuan.

Pendekatan kontigensi, merupakan model kepemimpinan yang menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan dan situasi spesifik di organisasi.

Teori kepemimpinan situansional merupakan pengembangan menarik dariteori perilaku yang terangkum pada kisi –kisi kepemimpinan. Menurut teori situasional, seorang pemimpin dapat menggunakan datu dari empat gaya kepemimpinan, berdasarkan gabungan perilaku hubungan dan tugas.

Teori Fielder

Tolak teori Fiedler adalah Sejauh mana gaya pemimpin berorientasi tugas atau berorientasi hubungan (manusia). Fiedler menganggap gaya kepemimpinan seseorang relatif tetap dan sulit diubah. Oleh karena itu, ide dasarnya adalah mencocokan gaya pemimpin dengan situasi yang paling sesuai dengan efektivitasnya.
Pengganti ( subtitute ) adalah Variabel situasi yang membuat gaya kepemimpinan tidak diperlukan atau berlebihan.
Pembatalan adalah Variabel situasi yang membatalkan gaya kepemimpinan dan mencegah, pemimpin menunjukan perilaku tertentu.

Pemimpin karismatik ialah pemimpin yang mamou memotivasi bawahannya untuk dapat melampaui atau melebihi kemampuan mereka. Pemimpin karismatik cenderung sulit ditebak karena mereka menciptakan atmosfer perubahan dan mereka dapat terobsesi dengan ide ide visioner yang menggairahkan, menstimulasi dan mendorong orang lain untuk bekerja keras.

Pemimpin transaksional ialah pemimpin yang dibedakan oleh kemampuan istimewa mereka untuk memunculkan inovasi dan perubahan. Pemimpin transaksional mampu memimpin perubahan misi,strategi, struktur dan budaya diorganisasi ,disamping mendorong inovasi dibidang produk dan teknologi.

Berikut adalah sumber kekuatan yang dapat diperoleh pengikut dan juga pemimpin :

Kekuasaan posisi, kekuassan manajer yang muncul dari organisasi
Kekuasaan sah, kekuasaan yang muncul dari posisi manajemen formal diorganisasi dan kewenangan yang diberikan kepadanya.
Kekuasaan imbalan, berasal dari kewenangan untuk memberikan imbalan kepada orang lain.
Kekuasaan hukuman, memiliki kewenangan untuk menghukum atau merekomendasikan hukuman.
Kekuasaan pribadi, berasaldari pengetahuan khusus atau karakteristik pribadi seseorang.
Kekuasaan ahli, kekuasaan yang berasal dari pengetahuan khusus atau keahlian khusus seseorang tentang tugas yang sedang dikerjakan.
Kekuasaan rujukan, berasal dari karakteristik pribadiseseorang yang membuat orang lain memihak,menghormati, dan mengagumi hinga menirunya.
Ada sumber – sumber kekuasaan lain yang tidak berhubungan dengan orang atau posisi tertentu, melainkan peran yang dimiliki seseorang dikeseluruhan fungsi organisasi.

Sumber – sumber penting itu meliputi :

Upaya pribadi, orang yang menunjukan inisiatif, bekerja melebihi yang diharapkan dari mereka.
Jejaring hubungan, orang yang berkecinambung dijejaring hubungan memiliki kekuasaan yang lebih besar.
Informasi, merupakan sumber daya bisnis utama, dan orang yang memiliki akses terhadap informasi mengendalikan bagaimana dan untuk siapa informasi didistribusikan biasanya kuat.

Berikut dibawah ini 7 taktik pengaruh interpersonal bagi pemimpim, meliputi :
1.      Gunakan persuasi yang rasional
2.      Buat orang lain menyukai anda
3.      Andalkan aturan timbal balik
4.      Bagun alisiansi
5.      Bersikap tegas
6.      Memanfaatkan wewenang yang lebih tinggi
7.      Berikan imbalan atas perilaku yang anda inginkan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar