Kepemimpinan adalah Kemampuan untuk memengaruhi
orang lain guna mencapai tujuan organisasional. Sifat kepemimpinan mengandung
tiga aspek yang menonjol, yaitu :
1. Manusia
2. Pengaruh
3. Tujuan
Hal menarik tentang kepemimpinan masa kini ialah
pendekatan postheroic, yaitu yang mengutamakan tindakan – tindakan subti,
tidakkasat mata, dan sering tanpa pamrihdilakukan setiap hari oleh para
pemimpin, bukan prestasi hebat para palahwan bisnis kenamaan.
Ciri utama pemimpin postheroic adalah kerendahaan
hati. Kerendahaan hati sendiri itu adalah bersikaprendah hati dan tidak berpura
– pura.
- Kepemimpinan
Interaktif :
- Menekan ambisi pribadi dan membangun potensi
- Lebih menyukai proses konsensual dan kolaboratif
- Tumbuh dari penelitian pemimpin laki-laki dan perempuan
Kepemimpinan
Tingkat 5 :
- Didefinisikan dalam buku Good to Great
- Hampir berkurangnya ego
- Fokus dalam Organisasi dan hasil
Berikut
dibawah ini adalah hierarki tingkat 5 :
· Tingkat 1 : individu berkemampuan tinggi
Memberi sumbangan lewat produktif
lewat bakat, pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan kerja yang baik.
·
Tingkat 2 : anggota tim aktif
Menyumbangkan kemampuan individu
untuk mencapai tujuan tim dan bekerja dengan orang lain secara efektif dalam
kelompok.
·
Tingkat 3 : manajer handal
Mengordinasi manusiadan sumber daya
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
·
Tingkat 4 : pemimpin yang aktif
Mempeercepat komitmen dan pencapaian
visi yang jelas dan menarik,serta mendorong standar kinerja yang lebih tinggi.
·
Tingkat 5 : ekslusif tingkat 5
Membangun kejayaan yang kekal lewat
gabungan paradoksal kerndahan hati dan tekad profesional.
Kepemimpinan
Para peneliti di the ohio state university melakukan
survei atau riset kepada para pemimpin untuk meneliti ratusan dimensi perilaku
pemimpin, mereka mengidentifikasi dua perilaku utama yaitu perimbangan dan
struktur pemulaan.
Pertimbangan adalah jenis peerilaku yang
menggambarkan sejauh mana sang pemimpin memikirkan bawahan, menghargai pikiran
dan perasaan meraka serta membangun rasa saling percaya.
Struktur pemulaan adalah jenis perilaku yang
menggambarkan kadar perilaku tugas yaitu sejauh man sang pemimpin berorientasi
tugas dan mengarahkan pekerjaan bawahannya ntuk mencapai tujuan.
Pendekatan kontigensi, merupakan model kepemimpinan
yang menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan dan situasi spesifik di
organisasi.
Teori kepemimpinan situansional merupakan
pengembangan menarik dariteori perilaku yang terangkum pada kisi –kisi
kepemimpinan. Menurut teori situasional, seorang pemimpin dapat menggunakan
datu dari empat gaya kepemimpinan, berdasarkan gabungan perilaku hubungan dan
tugas.
Teori
Fielder
Tolak teori Fiedler adalah Sejauh mana gaya
pemimpin berorientasi tugas atau berorientasi hubungan (manusia). Fiedler
menganggap gaya kepemimpinan seseorang relatif tetap dan sulit diubah. Oleh
karena itu, ide dasarnya adalah mencocokan gaya pemimpin dengan situasi yang
paling sesuai dengan efektivitasnya.
Pengganti ( subtitute ) adalah Variabel situasi
yang membuat gaya kepemimpinan tidak diperlukan atau berlebihan.
Pembatalan adalah Variabel situasi yang
membatalkan gaya kepemimpinan dan mencegah, pemimpin menunjukan perilaku
tertentu.
Pemimpin karismatik ialah pemimpin yang mamou
memotivasi bawahannya untuk dapat melampaui atau melebihi kemampuan mereka.
Pemimpin karismatik cenderung sulit ditebak karena mereka menciptakan atmosfer
perubahan dan mereka dapat terobsesi dengan ide ide visioner yang
menggairahkan, menstimulasi dan mendorong orang lain untuk bekerja keras.
Pemimpin transaksional ialah pemimpin yang dibedakan
oleh kemampuan istimewa mereka untuk memunculkan inovasi dan perubahan.
Pemimpin transaksional mampu memimpin perubahan misi,strategi, struktur dan
budaya diorganisasi ,disamping mendorong inovasi dibidang produk dan teknologi.
Berikut adalah sumber kekuatan yang dapat diperoleh
pengikut dan juga pemimpin :
Kekuasaan posisi, kekuassan manajer yang muncul dari
organisasi
Kekuasaan sah, kekuasaan yang muncul dari posisi
manajemen formal diorganisasi dan kewenangan yang diberikan kepadanya.
Kekuasaan imbalan, berasal dari kewenangan untuk
memberikan imbalan kepada orang lain.
Kekuasaan hukuman, memiliki kewenangan untuk
menghukum atau merekomendasikan hukuman.
Kekuasaan pribadi, berasaldari pengetahuan khusus
atau karakteristik pribadi seseorang.
Kekuasaan ahli, kekuasaan yang berasal dari
pengetahuan khusus atau keahlian khusus seseorang tentang tugas yang sedang
dikerjakan.
Kekuasaan rujukan, berasal dari karakteristik
pribadiseseorang yang membuat orang lain memihak,menghormati, dan mengagumi
hinga menirunya.
Ada sumber – sumber kekuasaan lain yang tidak
berhubungan dengan orang atau posisi tertentu, melainkan peran yang dimiliki
seseorang dikeseluruhan fungsi organisasi.
Sumber – sumber penting itu meliputi :
Upaya pribadi, orang yang menunjukan inisiatif,
bekerja melebihi yang diharapkan dari mereka.
Jejaring hubungan, orang yang berkecinambung
dijejaring hubungan memiliki kekuasaan yang lebih besar.
Informasi, merupakan sumber daya bisnis utama, dan
orang yang memiliki akses terhadap informasi mengendalikan bagaimana dan untuk
siapa informasi didistribusikan biasanya kuat.
Berikut dibawah ini 7 taktik pengaruh interpersonal
bagi pemimpim, meliputi :
1. Gunakan
persuasi yang rasional
2. Buat
orang lain menyukai anda
3. Andalkan
aturan timbal balik
4. Bagun
alisiansi
5. Bersikap
tegas
6. Memanfaatkan
wewenang yang lebih tinggi
7. Berikan
imbalan atas perilaku yang anda inginkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar