Sabtu, 15 Desember 2012

Mengelola Kinerja dan Mutu



Pengertian Kontrol organisasi ( organizational control ) adalah proses sistematis dalam mengatur aktivitas organisasi agar tetap konsisten dengan pengharapan yang telah dibangun dalam rencana, target, dan standar kinerja.
Manajer mengontrol :
1.    Proses kerja
2.    Perilaku karyawan
3.    Sumber daya keuangan
4.    Profitabillitas
Kartu Skor Berimbang ( balanced scorecard ) adalah sistem kontrol manajemen komprehensif yang menyeimbangkan ukuran keuangan tradisional dengan ukuran operasional yang beruhubungan dengan faktor-faktor kesuksesan penting yang ada di perusahaan.
Kartu skor berimbang berisi empat perspektif utama :
1.    Kinerja keuangan
2.    Layanan pelanggan
3.    proses bisnis internal
4.    kapasitas organisasi untuk belajar dan tumbuh
Aplikasi untuk anggaran / kontrol anggaran, salah satu metode yang palin sering digunakan dalam kontrol manajemen, adalah penentuan target untuk pengeluaran organisasi, mengawasi hasil dan membandingkannya dengan anggaran yang ada, dan membuat perubahaan jika perlu. Sebagai alat pengontrol, anggaran adalah laporan yang berisi pengeluaran terkini dan terencana untuk uang,aset,bahan mentah,gaji, dan sumber daya lainnya.
  • Pusat tanggung jawab ( responsibility center ) adalah Sebuah unit organisasi di bawah pengawasan seorang pegawai yang bertanggung jawab atas aktivitas organisasi (departemen atau  unit) tersebut.
  • Anggaran biaya ( expense budget ) adalah Terdiri atpuntuk setiap as biaya antisipasi dan biaya aktual untuk setiap pusat pertanggung jawaban dan organisasi secara keseluruhan.
  • Anggaran pendapatan ( revenue budget ) adalah Pendapatan perkiraan dan pendapatan aktual suatu organisasi.
  • Anggaran Kas ( cash budget ) adalah Menghitung penerimaan dan pengeluaran uang pada basis harian atau mingguan untuk menjamin bahwa suatu organisasi memiliki kas yang cukup untuk memnuhi kewajibannya.
  • Anggaran modal ( capital budget ) adalah Berisi investasi terencana dalam aset besar seperti bangunan, peralatan berat, atau sistem teknologi informasi yang kompleks
  • Penganggaran dari atas ke bawah ( top-down budgeting ) adalah Proses penganggaran dimana manajer-manajer tempat bawah menganggarkan kebutuhan sumber daya departemennya dan melemparkannya ke atas untuk disetujui oleh manajer-manajer puncak
  • Penganggaran dari bawah ke atas( down-up budegeting ) adalah PRoses dimana manajer-manajer tingkat bawah mengantisipasi kebutuhan sumber daya departemen mereka, kemudia mengirimkannya ke atas, pada manajer-manajer puncak untuk disetuji.
Laporan Keuangan ada 2 :
1.         Laporan Neraca Keuangan ( Balanca sheet ) adalah menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan yang berhubungan dengan aset dan kewajiban pada waktu tertentu. Aset adalah apa yang dimiliki suatu perusahaan, dan aset terdiri dari aset lancar dan aset tetap, kewajiban adalah utang yang dimiliki perusahaan, diantaranya utang lancar dan utang jangka panjang.
2.         Laporan Laba/Rugi ( income statement ) adalah meringkas kinerja keuangan perusahaan untuk interval tertentu, biasanya satu tahun. Laporan laba rugi menunjukkan pendapatan yang masuk ke dalam organisasi dari semua sumberm serta mengurangi semua biaya, termasuk biaya barang terjual, bunga, pajak, dan depresiasi.
  • Rasio Likuiditas ( Liquidity ratio ) adalah Perbandingan keuangan yang menunjukkan kemampuan suatu organisasi untuk memenuhi kewajiban utangnya.
  • Rasio aktivitas ( aktivity ratio ) adalah Rasio keuangan yang mengukur kinerja internal suatu organisasi yang berhubungan dengan aktivitas penting yang ditentukan oleh manajemen.
  • Rasio keuntungan ( leverge ) adalah Aktivitas pendanaan dengan uang pinjaman. Rasio keuangan yang menggambarkan keuntungan milik perusahaan yang berkenaan dengan sumber daya keuntungan misalnya, penjualan atau jumlah aset.

-               Kontrol hierarki ( hierarchical control ) adalah Penggunaan aturan kebijakan, hierarki wewenang, dan alat formal lainnya untuk memengaruhi perilaku pegawai dan menilai kinerja/ cara mengawasi dan memengaruhi perilaku pegawai secara ekstensif dengan menggunakan aturan, kebijakan, hierarki wewenang, dokumen tertulis, sistem pemberian penghargaan, mekanisme formal lainnya.
-               Kontrol didesentralisasi ( decentralized control ) adalah Didasarkan pada nilai-nilai dan asumsi yang hampir berlawanan dengan dasar-dasar hierarki / Penggunaan budaya perusahaan norma kelompk, dan fokus terhadap tujuan daripada aturan dan prosedur untuk mencapai tujuan-tujuan organisasional suatu perusahaan.
  • Manajemen buka buku ( open – book management ) adalah membuat para pegawai mempelajari sendiri melalui grafik, gambar, rapat, dan sebagainya dalam kondisi keuangan perusahaan / Berbagai informasi keuangan dari hasil-hasilnya dengan semua pegawai di organisasi.
  • Manajemen kualitas total ( total quality management/TQM ) adalah Komitmen seluruh anggota perusahaan untuk menananmkan kualitas ke dalam setiap aktivitas dengan cara melakukan perbaikan terus menerus
-               Siklus kualitas adalah Sebuah kelompok yang terdiri atas 6 hingga 12 orang pengawal yang bertemu secara rutin untuk membahas dan menyelesaikan masalah yang mempengaruhi pekerjaan mereka.
-               Tolak Ukur ( Benchmarking) adalah Proses terus menerus dalam mengukur produksi, layanan dan praktik dengan dibandingkan pada pesaing-pesaing besar atau perusahaan-perusahaan unggul di industrinya.
-               SixSigma adalah Pendekatan kendali mutu yang memperhitungkan segala hal dan menekankan pengejaran yang disiplih dan gigih untuk mencapai kualitas yang lebih tinggi serta biaya yang lebih rendah.
-               Siklus waktu ( cycle time ) adalah Langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk menyelesaikan suatu proses, seperti membuat reservasi penerbangan, memproses permintaan lewat internet, dan membuka dana pensiun.
  • Perbaikan terus menerus ( continous improvement ) adalah pelaksanaan sejumlah besar perbaikan tambahan kecil di semua area organisasi secara terus menerus.
  • Perbaikan ISO 9000 adalah Standart yang merupakan hasil dari konsesnsus internasional tentang syarat manajemen kualitas yang baik sebagaimana yang diuraikan oleh International Organization for Standardization.
  • Pertambahan nilai ekonomis ( economic value added /EVA ) adalah Sistem kontrol yang mengukur kinerja yang berkenaan dengan keuntungan setelah pajak dikurangi biaya modal yang diinvestasikan pada aset nyata.
  • Pertimbangan nilai pasar ( market value added/MVA ) adalah Sistem kontrol yang mengukur perkiraan pasar saham terhadap nilai perusahaan terdahulu dan proyek investasi modal yang diharapkan.
  • Pembiayaan berbasis aktivitas ( activity based costing /ABC ) adalah Sistem kontrol yang mengidentifikasi beragam aktivitas yang dibutuhkan untuk menyediakan produk dan mengalokasikan biaya sesuai aktivitas tersebut.
Tata kelola perusahaan ( corporate governonce ) adalah Sistem tata kelola organisasi sehingga kepentingan pemilik perusahaan dapat dilindungi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar