Pengertian Kontrol
organisasi ( organizational control ) adalah proses sistematis dalam mengatur
aktivitas organisasi agar tetap konsisten dengan pengharapan yang telah
dibangun dalam rencana, target, dan standar kinerja.
Manajer mengontrol :
1.
Proses kerja
2. Perilaku
karyawan
3.
Sumber daya keuangan
4.
Profitabillitas
Kartu Skor Berimbang (
balanced scorecard ) adalah sistem kontrol manajemen komprehensif yang
menyeimbangkan ukuran keuangan tradisional dengan ukuran operasional yang
beruhubungan dengan faktor-faktor kesuksesan penting yang ada di perusahaan.
Kartu skor berimbang
berisi empat perspektif utama :
1.
Kinerja keuangan
2.
Layanan pelanggan
3.
proses bisnis internal
4.
kapasitas organisasi untuk belajar dan tumbuh
Aplikasi untuk anggaran
/ kontrol anggaran, salah satu metode yang palin sering digunakan dalam kontrol
manajemen, adalah penentuan target untuk pengeluaran organisasi, mengawasi
hasil dan membandingkannya dengan anggaran yang ada, dan membuat perubahaan
jika perlu. Sebagai alat pengontrol, anggaran adalah laporan yang berisi
pengeluaran terkini dan terencana untuk uang,aset,bahan mentah,gaji, dan sumber
daya lainnya.
- Pusat tanggung jawab (
responsibility center ) adalah Sebuah unit organisasi di bawah pengawasan
seorang pegawai yang bertanggung jawab atas aktivitas organisasi
(departemen atau unit) tersebut.
- Anggaran biaya ( expense budget
) adalah Terdiri atpuntuk setiap as biaya antisipasi dan biaya aktual
untuk setiap pusat pertanggung jawaban dan organisasi secara keseluruhan.
- Anggaran pendapatan ( revenue
budget ) adalah Pendapatan perkiraan dan pendapatan aktual suatu
organisasi.
- Anggaran Kas ( cash budget )
adalah Menghitung penerimaan dan pengeluaran uang pada basis harian atau
mingguan untuk menjamin bahwa suatu organisasi memiliki kas yang cukup
untuk memnuhi kewajibannya.
- Anggaran modal ( capital budget
) adalah Berisi investasi terencana dalam aset besar seperti bangunan,
peralatan berat, atau sistem teknologi informasi yang kompleks
- Penganggaran dari atas ke bawah
( top-down budgeting ) adalah Proses penganggaran dimana manajer-manajer
tempat bawah menganggarkan kebutuhan sumber daya departemennya dan
melemparkannya ke atas untuk disetujui oleh manajer-manajer puncak
- Penganggaran dari bawah ke
atas( down-up budegeting ) adalah PRoses dimana manajer-manajer tingkat
bawah mengantisipasi kebutuhan sumber daya departemen mereka, kemudia
mengirimkannya ke atas, pada manajer-manajer puncak untuk disetuji.
Laporan Keuangan ada 2 :
1.
Laporan Neraca Keuangan ( Balanca sheet ) adalah menunjukkan posisi keuangan
suatu perusahaan yang berhubungan dengan aset dan kewajiban pada waktu
tertentu. Aset adalah apa yang dimiliki suatu perusahaan, dan aset terdiri dari
aset lancar dan aset tetap, kewajiban adalah utang yang dimiliki perusahaan,
diantaranya utang lancar dan utang jangka panjang.
2.
Laporan Laba/Rugi ( income statement ) adalah meringkas kinerja keuangan perusahaan
untuk interval tertentu, biasanya satu tahun. Laporan laba rugi menunjukkan
pendapatan yang masuk ke dalam organisasi dari semua sumberm serta mengurangi
semua biaya, termasuk biaya barang terjual, bunga, pajak, dan depresiasi.
- Rasio Likuiditas ( Liquidity
ratio ) adalah Perbandingan keuangan yang menunjukkan kemampuan suatu
organisasi untuk memenuhi kewajiban utangnya.
- Rasio aktivitas ( aktivity
ratio ) adalah Rasio keuangan yang mengukur kinerja internal suatu
organisasi yang berhubungan dengan aktivitas penting yang ditentukan oleh
manajemen.
- Rasio keuntungan ( leverge )
adalah Aktivitas pendanaan dengan uang pinjaman. Rasio keuangan yang
menggambarkan keuntungan milik perusahaan yang berkenaan dengan sumber
daya keuntungan misalnya, penjualan atau jumlah aset.
-
Kontrol hierarki ( hierarchical control ) adalah
Penggunaan aturan kebijakan, hierarki wewenang, dan alat formal lainnya untuk
memengaruhi perilaku pegawai dan menilai kinerja/ cara mengawasi dan
memengaruhi perilaku pegawai secara ekstensif dengan menggunakan aturan,
kebijakan, hierarki wewenang, dokumen tertulis, sistem pemberian penghargaan,
mekanisme formal lainnya.
-
Kontrol didesentralisasi ( decentralized control
) adalah Didasarkan pada nilai-nilai dan asumsi yang hampir berlawanan dengan
dasar-dasar hierarki / Penggunaan budaya perusahaan norma kelompk, dan fokus
terhadap tujuan daripada aturan dan prosedur untuk mencapai tujuan-tujuan
organisasional suatu perusahaan.
- Manajemen buka buku ( open –
book management ) adalah membuat para pegawai mempelajari sendiri melalui
grafik, gambar, rapat, dan sebagainya dalam kondisi keuangan perusahaan /
Berbagai informasi keuangan dari hasil-hasilnya dengan semua pegawai di
organisasi.
- Manajemen kualitas total ( total
quality management/TQM ) adalah Komitmen seluruh anggota perusahaan untuk
menananmkan kualitas ke dalam setiap aktivitas dengan cara melakukan
perbaikan terus menerus
-
Siklus kualitas adalah Sebuah kelompok yang
terdiri atas 6 hingga 12 orang pengawal yang bertemu secara rutin untuk
membahas dan menyelesaikan masalah yang mempengaruhi pekerjaan mereka.
-
Tolak Ukur ( Benchmarking) adalah Proses terus
menerus dalam mengukur produksi, layanan dan praktik dengan dibandingkan pada
pesaing-pesaing besar atau perusahaan-perusahaan unggul di industrinya.
-
SixSigma adalah Pendekatan kendali mutu yang
memperhitungkan segala hal dan menekankan pengejaran yang disiplih dan gigih
untuk mencapai kualitas yang lebih tinggi serta biaya yang lebih rendah.
-
Siklus waktu ( cycle time ) adalah
Langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk menyelesaikan suatu proses,
seperti membuat reservasi penerbangan, memproses permintaan lewat internet, dan
membuka dana pensiun.
- Perbaikan terus menerus (
continous improvement ) adalah pelaksanaan sejumlah besar perbaikan
tambahan kecil di semua area organisasi secara terus menerus.
- Perbaikan ISO 9000 adalah
Standart yang merupakan hasil dari konsesnsus internasional tentang syarat
manajemen kualitas yang baik sebagaimana yang diuraikan oleh International
Organization for Standardization.
- Pertambahan nilai ekonomis (
economic value added /EVA ) adalah Sistem kontrol yang mengukur kinerja
yang berkenaan dengan keuntungan setelah pajak dikurangi biaya modal yang
diinvestasikan pada aset nyata.
- Pertimbangan nilai pasar (
market value added/MVA ) adalah Sistem kontrol yang mengukur perkiraan
pasar saham terhadap nilai perusahaan terdahulu dan proyek investasi modal
yang diharapkan.
- Pembiayaan berbasis aktivitas (
activity based costing /ABC ) adalah Sistem kontrol yang mengidentifikasi
beragam aktivitas yang dibutuhkan untuk menyediakan produk dan
mengalokasikan biaya sesuai aktivitas tersebut.
Tata kelola perusahaan (
corporate governonce ) adalah Sistem tata kelola organisasi sehingga
kepentingan pemilik perusahaan dapat dilindungi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar